Mekanisme Program MFA

  1. Peserta program MFA adalah seluruh karyawan Merck
  2. Setiap update-an dari MFA Program akan di email blast, atau bisa langsung mengunjungi website: www.fertility-ambassador.com
  3. Setelah launching, peserta HARUS melakukan registrasi di website dan mengaktivasi akun
    Cara Registrasi
    • Klik menu Login/Daftar pada website, kemudian klik sign-up
    • Mengisi data karyawan (NIK, Nama & Divisi akan muncul secara otomatis, email & set password dibuat oleh user)
    • Untuk aktivasi akun harus men-klik link yang di email dari System Admin
  4. Peserta akan dibekali dengan training/pembekalan/edukasi dasar mengenai informasi seputar fertilitas.
  5. Setelah mendapatkan pembekalan, peserta WAJIB mengikuti TEST tertulis mengenai materi seputar fertilitas, untuk mendapat sertifikat LULUS.
  6. Peserta diharuskan mendapatkan nilai minimal 80, jika gagal dalam tiga kali akan dianggap GUGUR.
  7. Setelah LULUS pembekalan, peserta dapat menyebarkan informasi seputar fertilitas melalui online atau offline.
  8. Peserta tidak boleh menyebarkan, mempromosikan, menyebarkan produk/brand Merck.
  9. Poin yang di dapatkan akan ditentukan oleh tim MFA, menyebarkan secara offline akan lebih tinggi dibandingkan secara online.
  10. Setiap peserta berhak melihat poin masing-masing, poin akan tersedia di website.
  11. Menyampaikan informasi seputar fertilitas (secara offline), misalkan saat reuni, arisan atau acara keluarga.
  12. Menyebarkan informasi seputar fertilitas (secara online) akan disediakan materi dari tim MFA, tidak diperkenankan mengambil materi dari luar, materi akan tersedia di website, diberikan booklet/flyer.
  13. Setiap kegiatan yang dilakukan HARUS di UPLOAD ke dalam website sebagai dokumentasi; kolom TAMBAHKAN KEGIATAN.
  14. Tim MFA harus memeriksa terlebih dahulu apakah kegiatan yang dilakukan LAYAK di tampilkan ke dalam website, bila TIDAK LAYAK akan di decline oleh tim MFA.
  15. 10 peserta dengan poin tertinggi berhak maju di babak selanjutnya dan akan dinilai langsung oleh tim juri.

KEMBALI